Sejarah

TMM UI untuk misi konflik Ambon

Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) adalah organisasi sosial kemanusiaan yang bergerak dalam bidang kegawatdaruratan medis dan mempunyai sifat amanah, profesional, netral, mandiri, sukarela, dan mobilitas tinggi. MER-C bertujuan memberikan pelayanan medis untuk korban perang, kekerasan akibat konik, kerusuhan, kejadian luar biasa, dan bencana alam di dalam maupun di luar negeri.

MER-C didirikan pada tanggal 14 Agustus 1999 di Jakarta oleh sekumpulan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang dilatarbelakangi oleh konik Ambon tahun 1999. Pada saat itu, penanganan korban kerusuhan dan pengungsi dinilai tidak optimal, yaitu kurangnya tenaga medis serta distribusi bantuan yang tidak cepat dan tidak merata. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa UI yang tergabung dalam Tim Medis Mahasiswa Universitas Indonesia (TMM-UI) mengirimkan tim ke Ambon. Atas dasar pemikiran perlunya pelayanan medis untuk korban kerusuhan, sekelompok mahasiswa TMM-UI mendirikan organisasi yang bergerak dalam bidang kegawatdaruratan, yaitu MER-C.

MER-C CABANG YOGYAKARTA

MER-C Cabang Yogyakarta didirikan pada tanggal 4 Juli 2001. Latar belakang pendirian MER-C Cabang Yogyakarta adalah ketika pada akhir tahun 2000 terjadi bencana banjir dan tanah longsor di Yogyakarta dan Jawa Tengah, SCORP (Standing Committee On Refugees and Peace) UGM bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran (BEM FK) UGM melakukan pengiriman tim kemanusiaan. Pada awal tahun 2001 dr. Sayuti Daud, Sp.B. (saat itu masih berstatus sebagai mahasiswa FK UGM) menghadap dr.Jose Rizal, Sp.OT. di Jakarta untuk meminta izin mendirikan cabang MER-C di Yogyakarta